Aku benci mencintaimu.
Aku benci mencintaimu tapi begitulah hidup.
Aku jauh dari sempurna, itu tidak bohong.
Kemarahan, rasa sakit, dan air mata kita saling berbagi.
Aku mencoba yang terbaik dan terkadang gagal.
Aku sering berpikir hidupku hebat.
Tapi pada akhirnya, aku tidak tahu.
Aku benci mencintaimu, apa yang bisa kulakukan?
Aku bermimpi melihatmu di depan pintuku.
Aku tahu itu hanya mimpi.
Di saat aku terjaga, hanyalah kamu yang kulihat.
Jika aku membebaskanmu, ke mana kamu akan terbang?
Akankah itu menjadi perpisahan terakhir kita?
Aku benci mencintaimu, tapi aku mencintaimu.
Aku mencoba yang terbaik, hanya itu yang bisa ku lakukan.
Jika aku tidak cukup baik, aku mengerti.
Pilihan ada di tanganmu dan bukan orang lain.
Jangan terburu-buru, hatiku milikmu.
Aku di sini untukmu sampai akhir.
Aku benci mencintaimu, namun kamu suka membenciku.
Mungkin karena aku terluka dan lemah.
Kamu dapat memilih siapa pun yang kamu suka.
Bagiku, kamulah yang aku suka.
Ketahui kelemahan dan kekuatan ku.
Pada akhirnya, aku hanyalah seorang laki-laki.
